transparansiindonesianews.com / cimayang - cibungbulang.
Pemberitaan yang telah dilansir oleh lingkar jabar. com dengan judul " SPBU 34.16613 diduga kerjasama dengan mafia penimbun BBM subsidi skala besar ", dimana dalam isi pemberitaan yang beredar itu, menyikapi aktivitas sebuah mobil yang terpantau berada di dalam stasiun SPBU 34.16613, yang diduga mengisi bahan bakar jenis pertalite menggunakan kompan. Kamis ( 23/10/2025 )
Dengan pemberitaan yang beredar tersebut, iyan mulyana selaku pengawas SPBU 34.16613 yang berada di cimayang Cibungbulang, sangat menyanyangkan, mengingat tidak adanya konfirmasi kepada pihaknya, agar pemberitaan bisa berimbang dan jelas.
Saat di konfirmasi dikantornya, iyan maulana, menerangkan, " Kok cari beritanya begitu, seharusnya konfirmasi ke saya dulu, selaku pengawas, kan nanti saya bisa jelaskan, tapi mana??, ga ada, dan pemberitaan nya juga ga masuk akal, soalnya kan kalo ngisi disini terutama mobil cuma sekali, kan sesuai barcode, dan selain itu setelah saya tanya kesupir yang bawa mobil itu, kompan yang ada kosong pas saya cek, saat itu si supir juga ngisinya disini cuma sebalik. ", ungkapnya.
Spbu 34.16613 dalam keberadaannya, akan selalu melakukan pelayanan prima kepada warga masyarakat sekitar dengan melaksanakan sop yang seharusnya, masih dengan iyan mulyana, " yang jelas kami disini dalam melayani warga masyarakat untuk membeli bahan bakar, akan sesuai sop " Standar operasional ", dimana kalo mobil harus memiliki barcode, jadi nggak mungkin kalo disini adanya kegiatan seperti yang diberitakan, ", tambahnya.
( H. P )

