( Foto : Kegiatan perjusa Jemaat gpdI Ebenhaezer_doc_transparansiindonesianews )
transparansiindonesianews.com / Ciampea.
Jemaat GPdI Ebenhaezer menggelar kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (PerJuSa) bagi Tunas Remaja dengan mengusung tema "Grow in Christ". Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan Gereja GPdI Ebenhaezer yang berlokasi di Jalan Raya Ciampea, Kabupaten Bogor. di tanggal 2-3 Juli 2026. Minggu (05/07/2026).
( Foto : Kegiatan perjusa Jemaat gpdI Ebenhaezer_doc_transparansiindonesianews )Acara berlangsung dengan penuh sukacita dan kebersamaan. Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus membangun pertumbuhan iman para peserta, di antaranya makan bersama, bernyanyi dan memuji Tuhan bersama, penyampaian Firman Tuhan serta renungan, hingga olahraga bersama yang diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta.
( Foto : Kegiatan perjusa Jemaat gpdI Ebenhaezer_doc_transparansiindonesianews )Anak gembala GPdI Ebenhaezer, Sdr. James Yonathan, menyampaikan bahwa kegiatan PerJuSa kali ini menjadi momen yang sangat berharga bagi seluruh peserta.
"Kegiatan PerJuSa yang bertemakan Grow in Christ ini sungguh menjadi momen refleksi yang luar biasa. Melihat semangat anak-anak Sekolah Minggu dan Tunas Remaja saat beraktivitas bersama, mulai dari puji-pujian, mendengarkan Firman Tuhan dan renungan, hingga makan bersama, mengingatkan saya bahwa bertumbuh dalam Kristus tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan dalam sebuah komunitas yang saling membangun," ungkapnya.
Ia juga berpesan agar nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti hanya di lokasi acara.
"Semoga semangat untuk terus bertumbuh tidak berhenti di acara ini saja. Kiranya anak-anak yang telah mengikuti kegiatan ini dapat mempraktikkan apa yang telah diajarkan ke dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kehadiran mereka dapat menjadi berkat dan terang bagi orang-orang di sekitarnya," pesannya.
Melalui kegiatan PerJuSa ini, GPdI Ebenhaezer berharap dapat membentuk generasi muda yang memiliki karakter Kristiani, bertumbuh dalam iman, serta mampu menjadi teladan yang baik di tengah keluarga, sekolah, gereja, dan masyarakat.
(H.P)



