transparansiindonesianews.com / bogor.
Bogor – LSM SPKB (Suara Pemuda Kabupaten Bogor) menerima pohon manglid sebagai simbol kepedulian lingkungan dan semangat awal organisasi dari Iwan, perwakilan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Penyerahan pohon tersebut menjadi makna penting bagi perjalanan LSM SPKB yang akan memasuki usia satu tahun. Kamis ( 29/01/2026 ).
( FOTO : Pengangkutan pohon manglid_doc_transparansiindonesianews )
Iwan menyampaikan harapannya agar pohon manglid yang diberikan dapat menjadi wujud nyata dari keberadaan LSM SPKB di tengah masyarakat. Menurutnya, pohon manglid yang baru berusia satu tahun memiliki makna filosofis yang sejalan dengan usia LSM SPKB yang juga hampir menginjak satu tahun.
“Semoga pohon manglid ini menjadikan wujudnya nyata dalam keberadaan LSM SPKB untuk bisa hadir dan memberikan dampak positif dalam segala hal,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, penanaman pohon manglid ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik bagi LSM SPKB dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menjadi simbol pertumbuhan dan keberlanjutan organisasi ke depan. Iwan juga menyampaikan doa dan harapan agar Ketua LSM SPKB, Heru, beserta seluruh jajaran pengurus senantiasa sukses dalam menjalankan kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua LSM SPKB Heru menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas pemberian pohon manglid tersebut. Ia menilai kenangan dan simbol yang diberikan memiliki nilai moral dan semangat yang tinggi bagi organisasi.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kenangan pohon manglid ini kepada Pak Iwan dari TNGHS. Ini menjadi simbol yang sangat berarti bagi kami,” ujar Heru.
Heru juga mengungkapkan rencana LSM SPKB untuk menanam pohon manglid tersebut di berbagai desa yang berada di wilayah Kecamatan Ciampea. Hal ini dilakukan karena Kecamatan Ciampea merupakan tempat kelahiran LSM SPKB, sehingga kegiatan peduli lingkungan ini diharapkan dapat menjadi identitas dan kontribusi nyata organisasi bagi masyarakat.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Iwan. Semoga langkah kecil ini menjadi awal kebaikan dan kepedulian lingkungan yang berkelanjutan,” tutup Heru.
( H.P)


